Friday, October 7, 2016

Setting Default Format RAR atau ZIP

WinRAR dapat menciptakan dua buah format kompresan, yaitu RAR dan ZIP. Artikel ini menerangkan cara mensetting format kompresan default yang akan muncul pada context menu (menu klik kanan dalam Window Eksplorer).






Berikut adalah langkah-langkahnya:
(1). Buka WinRAR, pada menu Start, lau All program, lalu WinRAR.
(2). Pada layar kerja WinRAR, pilih menu Tools, Setting..,
(3). Pada Kotak dialog Setting, pilih tab Compression, kemudian klik tombol Create Default. (seperti pada gambar di bawah)



(4). Klik Ok.
(5). Klik Ok.
Selesai.
Semoga Bermanfaat.

Memilih Format RAR atau ZIP

WinRAR dapat menciptakan dua jenis fomat kompresan data, yaitu RAR dan ZIP.
Berikut adalah cara memilih format kompresan:

(1). Blok satu atau beberapa file/folder yang ingin dikompres, kemudian klik kanan tepat di atas file/folder yang telah diblok. Kemudian klik Add to archive. (seperti pada gambar)





(2). Pilih Archive Format RAR atau ZIP.


 
(3). Klik Ok.
(4). Selesai.
Semoga Berhasil.

Mengkompres dalam Split Volume (Part)

Kita sering melihat data hasil kompresan tercipta dalam beberapa file (part). Dalam WinRAR hal ini dinamakan Split to Volume (multi part), dengan kata lain, membuat file kompres menjadi beberapa bagian.

Sebagai contoh. Anda ingin memasukkan file Movie yang berukuran 2 GB kedalam CD. Hal ini tentulah tidak bisa, karena daya tampung sebuah CD adalah 700 MB. Solusinya Anda harus membagi file tsb menjadi beberapa bagian. Dengan menggunakan WinRAR, propses pembagian ini akan dilakukan secara otomatis.

Contoh lain. Anda ingin mengirimkan sebuah file berukuran 100 MB ke teman Anda melalui Email. Hal ini tentu saja merepotkan. Kaarena batasan ukuran untuk satu file adalah 10 MB. Solusinya adalah mengguakan WinRAR. Selain itu dengan membagi file menajdi Part, akan memudahkan upload.

Berikut adalah contohnya. Ada sebuah file berukuran 5 MB. Anda mengiginkan agar hasil kompres berupa file-file dengan ukuran maksimal 1 MB (1000000 Bytes). Maka caranya adalah sbb:
1). Blok file yang ingin dikompres. Kemudian klik kanan pada file tesebut dan klik Add to archice... Seperti pada gamabar di bawah.
2). Pada tab General, pilih Arhive format RAR, dan isi 1000000 tanpa pada Split to Volume. 1000000 bermakna 1 MB (1 juta bytes). Kemudian klik OK.
3). Tunggu hingga proses Andding sesesai.
4). Setelah itu akan tercipta file kompresan RAR yang terbentuk dalam beberapa buah file (part) atau dinamakan Volume.
5). Selesai. Semoga bermanfaat.

Mengekstrak Data dari File RAR atau ZIP

Berikut adalah cara untuk mengekstrak data dari sebuah file RAR atau ZIP.

(1). Klik kanan pada satu buah file arsip RAR. kemudian pilih Extract to >. (Seperti pada gambar). Tindakan ini akan memerintahkan WinRAR untuk membuat sebuah folder dan meletakkan data-data hasil ekstrak ke dalam folder tsb.




(2). Tunggu sampai proses ekstrak selesai.




(3). Akhirnya sebuah folder yang berisi data-data hasil ekstrak sudah tercipta. (Seperti pada gambar).


 
(4). Selesai
Note:
Jika pada langkah nomor (2) Anda memilih Extract Here, maka data-data hasil ekstrak akan diletakkan di folder yang sedang aktif tsb.


 Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.

Mengkompres File dan Folder

Berikut adalah cara mengkompres file/Folder menjadi file RAR. Secara bawaan, format RAR adalah yang aktif pada WinRAR. Note: untuk membuat RAR yang lebih dari 4 GB diperlukan Sistem file NTFS. Adapun langkah-langkah mempaketkan (mempaking) data ke dalam format RAR adalah sebagai berikut:

(1). Blok satu atau beberapa file/folder yang ingin dipaketkan (dikompres) ke dalam arsip format RAR. (2). Klik kanan pada areal data yang diblok (Misalnya seperti pada gambar). Kemudian pilih “xxxxx.rar”





(3). Silahkan tunggu sampai proses Adding seselai.






(4). Setelah itu akan tercipta sebuah file arsip berformat RAR. Seperti terlihat pada gambar di bawah. (yaitu: Database.rar)



Data yang telah dimasukkan ke dalam file arsip RAR akan memiliki ukuran yang kecil (telah dikompres).